| Kredit Sektor UMKM Masih Menjadi Andalan di Tahun Depan |
|
|
|
| Written by BANK SARIMADU |
| Monday, 07 December 2009 08:52 |
|
JAKARTA. Kontan.co.id. Kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diprediksi tetap menjadi primadona sektor keuangan pada tahun depan. Permintaan kredit UMKM yang masih tinggi jadi alasan Bank Indonesia optimistis, pertumbuhan kredit perbankan di 2010 lebih tinggi daripada kenaikan di tahun ini. Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan Halim Alamsyah, akhir pekan lalu, menilai target pertumbuhan kredit yang berkisar 15%–20% pada 2010 cukup wajar. Halim mengingatkan, potensi nasabah UMKM mencapai 40 juta orang. Sedangkan yang sudah tersentuh layanan perbankan saat ini baru berkisar 20%-30% saja. "Potensi ini memungkinkan perbankan menggeber penyaluran kredit ke sektor itu," katanya. Sebenarnya, banyak bank yang sudah menggenjot penyaluran kredit UMKM di tahun ini. BI mencatat, sepanjang 2009, sejumlah bank sibuk mengubah strategi dengan memperbanyak portofolio kredit di UMKM. "Tadinya bank lebih banyak di korporasi," kata Halim. Pemulihan ekonomi global, lanjut Halim, juga bisa memberikan efek domino ke penyaluran kredit perbankan. "Kredit investasi di 2010 bisa tumbuh sekitar 7%-9%," jelasnya. Logikanya, di saat ekonomi kembali pulih, tentu semakin banyak pebisnis yang berani melakukan ekspansi. Kredit ke sektor manufaktur dan pembiayaan perdagangan alias trade finance, yang tahun ini berjalan di tempat, diramalkan akan kembali mengalir tahun depan. Prediksi ini berkaitan dengan asumsi ekonomi dunia akan kembali bergairah pada tahun depan. Di saat itu, kebutuhan pendanaan untuk produksi maupun perdagangan akan kembali naik. Untuk memperlancar arus kredit tahun depan, BI sudah menyiapkan beberapa langkah. Di antaranya, mengintensifkan kerjasama dengan pemerintah dan mengadakan beberapa program, seperti pendampingan dan penyusunan database perbankan. "Kami sedang menyusun database calon nasabah yang belum bankable," jelas Halim. Termasuk, data dan informasi tentang sektor usaha yang punya potensi, namun masih belum tersentuh oleh penyaluran kredit bank. Ruisa Khoiriyah |
DEPOSITO SARIMADU 1 BULAN 6,75 % PA 3 BULAN 6,75 % PA 6 BULAN 7,25 % PA 12 BULAN 7,25 % PA |
sumber: KlikBCA.com
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||